16 Hari Anti Kekerasan Pada Perempuan

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 Days of Activism Against Gender Violence) merupakan kampanye internasional untuk mendorong upaya-upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia.

PC Seukuran USB Flashdisk

Seorang developer game dari Inggris bernama David Braden berhasil menciptakan PC berukuran flashdisk. Bentuknya pun hampir mirip dengan flashdisk, dengan dua port USB di bagian ujungnya.

Five Cut Sunflowers,Oil on Canvas,1981

In the 1950s, Affandi began to create expressionistic paintings. Carrying the First Grandchild (1953) was the piece that marked his newfound style: “squeezing the tube.”

Hentikan Komersialisasi Pendidikan

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Membuat Blog di Blogspot

Blog adalah singkatan dari web log,bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian.

Showing posts with label Regional. Show all posts
Showing posts with label Regional. Show all posts

Tim Lintas Nusantara Bakal Calon Gubernur Provinsi Papua

JAYAPURA - Posko Tim Lintas Nusantara pemenangan pasangan bakal calon Gubernur Provinsi Papua, Habel Melkias Suwae,S.Sos (HMS) dan calon Wakil Gubernur Provinsi Papua, Yop Kogoya, Dip.Th, SE. M.Si (YK) yang berada di Jalan Kelapa Dua, Entrop, Jayapura telah diresmikan Kamis (11/8) lalu.
Setelah peresmian posko ini, agenda tim ini selanjutnya yaitu akan membentuk Tim Linus HMS-YK tingkat kabupaten/kota pada awal September mendatang. Kemudian tim ini juga akan dibentuk di 200 distrik serta di 4.000 kampung di Tanah Papua.

Ketua Tim Linus HMS-YK, H. Samsudin Mandja,SH,M.Si saat ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya di Posko Linus HMS-YK, Jalan Kelapa Dua-Entrop, Minggu (14/5) sore mengatakan, posko ini menjadi tempat untuk melakukan koordinasi dan bekerja yang sesuai dengan arahan-arahan serta petunjuk-petunjuk dari kandidat HMS-YK.

“Kami mengharapkan kepada seluruh anggota Tim Linus HMS-YK ini menjalankan tugas dan fungsinya yang telah diberikan dalam Surat Keputusan (SK) Linus HMS-YK serta dapat dimaksimalkan dalam pelaksanaannya untuk memenangkan kandidat HMS-YK sesuai dengan target yang akan kita capai,” ungkapnya.

Dikatakannya, Posko Lintas Nusantara (Linus) pendukung dan pemenangan HMS-YK ini, terbentuk dari kesadaran beberapa masyarakat yang bergabung di dalamnya, mulai dari Sabang sampai Merauke, yakni warga Indonesia yang ada atau tinggal di Tanah Papua yang datang dari berbagai latar belakang terpanggil untuk memberikan sumbangsih tenaga, pikiran maupun moril dan mereka ini bertekad untuk memenangkan pasangan HMS-YK dalam Pemilihan Gubernur (pilgub) Periode 2011-2016.

“Kesadaran dari mereka ini muncul dikarenakan dalam suatu wadah Tim Linus HMS-YK dengan suatu telaah yakni calon Gubernur Provinsi Papua, Habel Melkias Suwae,S.Sos,MM (HMS) yang telah terbukti, terpercaya dan teruji bahwa karya HMS selama kepemimpinan HMS sebagai Bupati Kabupaten Jayapura telah membuat satu gagasan dan terobosan yang dapat langsung dirasakan oleh seluruh masyarakat bawah di Kabupaten Jayapura yakni dengan pemberdayaan masyarakat kampung yang dapat bermanfaat bagi masyarakat non Papua maupun masyarakat asli Papua. Publik pun telah tahu tentang hal ini,” tuturnya.

Dengan demikian, lanjutnya, calon wakil gubernur yang dipilih yakni Yop Kogoya, Dip.Th. SE. M.Si yang merupakan tokoh agama dan juga terbukti karya-karyanya selama menjadi salah satu pemimpin di DPR Papua yaitu sebagai Wakil Ketua DPR Papua yang dipercayakan oleh masyarakat dari Partai Damai Sejahtera (PDS) yang berjalan dengan baik serta disimpulkan oleh masyarakat Lintas Nusantara (Linus) ini yang sangat layak dan dimana YK ini sepenuh hati terpanggil untuk sebagai salah satu pemimpin di Tanah Papua yang akan berpasangan dengan HMS.

Samsudin Mandja menyatakan, peresmian Posko Tim Linus HMS-YK ini dihadiri bukan saja dari masyarakat Non Papua tapi juga dari masyarakat asli Papua yang berasal dari daerah atas dan daerah bawah yang menyaksikan secara bersama-sama peresmian Posko pemenangan HMS-YK, di mana terdapat muatan-muatan politik di dalamnya yaitu bertekad untuk memenangkan pasangan HMS-YK dalam Pilgub ini.

“Saya selaku Ketua dari Tim Linus dalam hal ini dipercayakan oleh teman-teman di wilayah Papua dari 29 kabupaten. Kami juga mengambil langkah-langkah untuk membentuk Tim Linus HMS-YK di tingkat kabupaten pada awal Bulan September mendatang serta semuanya rampung di tingkat kabupaten, kami akan membentuk Tim Linus HMS-YK di tingkat distrik sebanyak 200 distrik maupun di tingkat kampung sebanyak 4.000 kampung di Tanah Papua. Ini merupakan salah satu implementasi dari pada tekad dan kekompakan kita untuk memenangkan HMS-YK,” katanya.
Pihaknya menghimbau kepada seluruh pengurus dan anggota dari Tim Linus HMS-YK agar dalam bekerja serta pencitraan HMS-YK dengan menggunakan hati nurani dan jiwa serta pencerminan nilai-nilai agama, budaya dan pendidikan.

“Dalam menyosialisasikan nama kandidat kita HMS-YK sebagai salah satu calon pemimpin di Tanah Papua ini adalah merupakan anak Papua asli yang dimana dalam berpasangan ini sejalan, seide dan seirama serta selangkah tanpa memandang golongan, suku dan ras maupun perbedaan apapun, di mana tekad HMS-YK membangun Papua dengan damai serta hati dan kasih,” tukasnya.

Kepada seluruh anggota Linus, pihaknya menyatakan, semua harus menyampaikan bahwa HMS yang merupakan penggagas pemberdayaan kampung, jika nanti terpilih akan melakukan perubahan peningkatan yakni pembangunan pemberdayaan di seluruh tingkat distrik dan juga harus menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa HMS-YK di dalam visi-misinya yakni tetap akan mengambil suatu tindakan dan kebijakan positif kepada seluruh PNS baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota atau di tingkat distrik yang namanya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dan Tunjangan Lauk Pauk bagi kesejahteraan seluruh PNS di Tanah Papua,” ungkapnya.

Samsudin menegaskan, HMS-YK akan membangun Tanah Papua dengan wajah kota-kota di kabupaten/kota akan memperbaikan infrastruktur yang di mana ini dijamin akan dilakukan sesuai tekad dan kiat-kiatnya dalam membangun Papua dengan damai melalui hati dan kasih, harus menjaga hubungan baik dengan tim-tim dari rival yakni saling menghormati dan menghargai. “Kami ini adalah tim terpelajar yang sudah berpengalaman dari beberapa even-even politik yang kita emban yang dimana dari tim rival kita adalah saudara kita juga yang bukan dijadikan musuh, yang di mana kami tetap menjaga hubunngan baik dan menjunjung nilai-nilai demokrasi,” ungkapnya.

Samsudin Mandja menyatakan kepada tim Linus HMS-YK ini jangan berbuat yang di luar rel terhadap tim-tim rival kita seperti mencoreng atau melakukan pengrusakan spanduk atau baliho dari kandidat lain itu tidak ada didalam catatan dari Tim Linus HMS-YK untuk berbuat seperti hal-hal yang negative, tapi kalau kita dianiaya atau dibuat semacam tindakan-tindakan yang tidak berkenan saya mohon agar kita bersabar dan membiarkannya saja maupun kita berniat untuk membalasnya walaupun kita tahu kelompok tersebut yang melakukan hal-hal tersebut.

“Kami tegaskan dalam perekrutan sebagai anggota Linus HMS-YK ini tidak ada persyaratan tapi yang terpenting di sini adalah dia atau siapa yang ingin bergabung itu betul-betul menyatakan hati dan pikirannya bahwa saya terpanggil dan tergabung dalam Linus HMS-YK ini untuk mendukung HMS-YK dikarenakan sudah membuat suatu telaah dari sekian pasangan atau kandidat yang akan ikut dalam Pilgub Papua tahun ini,” tegasnya.

Samsudin Mandja menyatakan boleh saja bergabung dengan Tim Linus HMS-YK dikarenakan HMS-YK dipandang layak untuk didukung karena telah terbukti dan teruji karya-karyanya, kalau cuma datang sekedar bergabung di Tim Linus mendingan berpikir panjang dikarenakan Tim Linus HMS-YK ini adalah suatu keterpanggilan serta identitas dari Tim Linus HMS-YK ini yang akan bergabung yakni malu apabila ia gagal dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, maka siapapun dapat bergabung di dalam Linus ini terpenting harus mengetahui bahwa pihaknya bergabung di sini untuk memenangkan HMS-YK dan pihaknya sudah mengetahui karakter serta sepak terjang dari HMS-YK di mana sebagai salah satu calon pemimpin di Tanah Papua ini.

“Dari latar belakang mana pun kami persilahkan untuk masuk bergabung dengan Tim Linus HMS-YK ini baik di tingkat kabupaten/kota, distrik bahkan di tingkat kampung di mana pengesahan secara kelompok dapat dilakukan semua tingkatan,” ucapnya.

Jadi Tim Linus ini diluar dari Partai adalah warga berbagai aspek atau unsur baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh intelektual, tokoh pemuda dan tokoh profesi maupun pengusaha atau tokoh partai politik yang datang bergabung dengan Linus HMS-YK ini dengan mengatasnamakan pribadi masing-masing atau individu serta pada awalnya mereka ini terpanggil dengan hati ikhlas dikarenakan HMS-YK ini dipandang layak dan pantas untuk memimpin Tanah Papua ini,” katanya.

“Jadi Linus ini adalah organisasi independen diluar partai untuk mendukung dan memenangkan HMS-YK, yang artinya Linus berjalan di lapisan bawah untuk melakukan pencitraan dan konsolidasi serta koordinasi membawa nama HMS-YK tersebut di semua lapisan masyarakat dengan bergandengan tangan untuk mendukung dan memilih HMS-YK dikarenakan pertimbangan-pertimbangan yang telah saya sebutkan tadi dia tas yakni baik di bidang pemerintahan atau eksekutif maupun legislatif,” ujarnya.

source : Cenderawasih Pos

Tunjangan Sertifikasi tak Turun, Ratusan Guru Bantul Demo


BANTUL - Ratusan guru di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Dinas Pendidikan setempat, Rabu (3/8). Ratusan guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Menuntut Sertifikasi (FKGMS) ini menuntut pemerintah segera mencairkan tunjangan sertifikasi guru yang selama ini belum mereka terima tanpa syarat.

Koordinator FKGMS, Supriyana menyatakan saat ini sedikitnya ada 209 guru di kabupaten Bantul yang telah lulus sertifikasi. Mereka berhak menerima tunjangan sertifikasi guru sesuai dengan gaji pokok guru yang bersangkutan.

Namun hingga saat ini para guru di Bantul yang lolos sertifikasi tersebut belum juga menikmati tunjangan sertifikasi tersebut. "Kita heran kenapa sampai saat ini tunjangan sertifikasi belum juga turun, padahal legalitas sertifikasi telah kita terima," terangnya.

Diakuinya, dari 209 guru itu terdapat 17 guru yang sampai saat ini dinyatakan belum berhak menerima tunjangan sertifikasi meskipun mereka lulus program tersebut. Sekitar 17 guru ini adalah lulusan SI STIKIP Catur Sakti Bantul yang beberapa waktu lalu mengalami masalah tentang legalitasnya.

Beberapa mata kuliah tidak diakui Dirjen Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan. Akibatnya mereka dinyatakan belum berhak menerima tunjangan sertifikasi. Namun, dalam prakteknya bukan hanya 17 guru itu saja yang belum menerima tunjangan sertifikasi.

Sementara sebanyak 182 guru lainnya yang tidak bermasalah akan ijazah dan perguruan tinggi asalnya juga belum menerima tunjangan tersebut. "182 guru lain yang lulus tertifikasi telah mengantongi surat sertifikasi dan telah terdaftar di Dirjen sehingga tidak ada alasan bagi Pemkab untuk tidak mencairkan tunjangan sertifikasi," tambahnya.

Karena itulah, pihaknya sangat heran kenapa tunjangan yang menjadi hak para guru tersebut belum juga cair hingga detik ini. Padahal kata dia, banyak guru yang lulus program sertifikasi tersebut sejak tahun lalu. Pihaknya juga heran jika di kemudian hari Pemkab Bantul meminta para guru menandatangani surat pernyataan akan mengembalikan tunjang sertifikasi jika ditemukan masalah.

"Kita sudah mengantongi sertifikat berarti kita dinyatakan lolos dan berhak menerima tunjangan tanpa ada syarat apapun," katanya menegaskan.

Untuk itu pihaknya akan terus menuntut kepada pemerintah untuk segera mencairkan tunjangan yang telah menjadi hak mereka itu. Apalagi berdasarkan informasi tunjangan sertifikasi bagi guru di Bantul tersebut telah dikirim dari pemerintah pusat. Aksi demo sendiri berlangsung tertib, aksi diwarnai orasi damai dari para guru.
source : republika

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More